Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia

Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia
Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia



Perkembangan paham baru yang terjadi di Eropa menyebabkan terjadinya perubahan kebijakan luar negeri pemerintahan di beberapa negara. Salah satunya adalah adanya penjelajahan samudera. Penjelajahan samudera bangsa barat dipelopori Portugis dan Spanyol dengan tujuan mencari kekayaan (gold), mencari kejayaan (glory), dan menyebarkan agama (gospel).

Bangsa-bangsa eropa melakukan penjelajahan samudera pada awalnya untuk mencari rempah-rempah, namun berubah menjadi negara penjajah yang kejam dan sewenang-wenang, melakukan monopoli perdagangan, imprialisme ekonomi, dan memperluas kekuasaan. Penjelajah yang dilakukan bangsa-bangsa Eropa ke dunia timur dilatarbelakangi oleh:
  1. Jatuhnya Kota Konstatinopel ke Tangan Turki Usmani.
  2. Kemajuan di bidang navigasi.
  3. Penemuan Kompas.
  4. Teori Copernicus bahwa bumi itu bulat.
Harga rempah-rempah yang mahal itu mendorong bangsa-bangsa eropa untuk mencari ke sumbernya, yaitu ke dunia timur. Inilah tujuan pertama kedatangan bangsa-bangsa Eropa ke Indonesia, tetapi kemudian tujuan tersebut berkembang menjadi tujuan-tujuan lain yang mengarah pada kolonialisme dan imperialisme.

Kolonialisme adalah usaha menguasai daerah atau bangsa lain untuk memperluas negara, sedangkan imperialisme adalah suatu paham yang dilakukan seorang penguasa/raja untuk melakukan perluasan daerah kekuasaan atau jajahan guna mendirikan imperium baru.

Tujuan politik kolonial adalah:
  1. Mengeskplorasi sumber kekayaan alam daerah jajahan
  2. Kesejahteraan dan pendidikan rakyat di daerah koloni tidak diperhatikan
  3. Sistem kehidupan politik negara jajahan dimatikan
Ambisi untuk mencari daerah kekuasaan yang baru semula muncul di Eropa, kemudian bangsa-bangsa Eropa meluaskan kekuasaannya ke dunia Timur. Hal ini bedasarkan isi perjanjian Tordesilas tahun 1492 antara Spanyol dan Portugis.

Perjalanan kedua bangsa tersebut berlawanan arah, Portugis berlayar ke arah timur, sedangkan Spanyol ke barat tetapi keduanya bertemu  di Maluku. Kemudian Spanyol dan Portugis menggelar perjanjian yang kedua, yaitu Saragosa (1526) yang isinya Maluku menjadi kekuasaan Portugis.

Kedatangan bangsa Eropa termasuk Spanyol dan Portugis dilatarbelakangi oleh:

1. Perubahan Politik

Gambaran perang di Yerussalem, kekaisaran Byzantium, dan perang Salib
Gambaran perang di Yerussalem, kekaisaran Byzantium, dan perang Salib


Perkembangan politik di Eropa mempengaruhi penjelajahan bangsa-bangsa Eropa, perubahan tersebut antara lain:
  • Runtuhnya Romawi tahun 476 M akibat serangan suku Germania
  • Perang salib, yaitu perang di Yerussalem
  • Jatuhnya kekaisaran Byzantium

2. Perubahan Ekonomi

Perubahan politik tersebut di atas membawa akibat perubahan dalam bidang ekonomi, yaitu:
  • Munculnya sistem ekonomi feodal sebagai akibat terbentuknya kesatuan-kesatuan masyarakat kecil di Eropa setelah runtuhnya Romawi.
  • Bangkitnya perdangangan di Laut Tengah sebagai akibat Perang Salib.
  • Terjadinya perdangangan dengan dunia Timur.

3. Perubah Sosial

Perubahan sosial muncul sebagai akibat adanya perubahan di bidang politik dan ekonomi. Perubahan-perubahan sosial tersebut, antara lain:
  • Terbentuknya masyarakat feodal.
  • Munculnya kelas pedagang.
  • Adanya perkembangan ilmu pengetahuan yang memunculkan tokoh-tokoh pemikir dunia.
  • Munculnya penjelajahan samudera.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Make Money with Infolinks